You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PPSU Tata Kembali Lahan Tidur di Kolong Tol Becakayu
photo Nurito - Beritajakarta.id

PPSU dan Satpol PP Tata Lahan Kolong Tol Becakayu

Sebanyak 15 anggota PPSU Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, dikerahkan untuk menata lahan tidur kolong Tol Becakayu di Jalan Laksamana Malahayati, RT 02/ RW 10.

Targetnya 21Oktober mendatang penataan rampung

Lurah Cipinang Melayu, Arroyantoro mengatakan, lahan seluas 50x20 meter persegi  yang dijadikan tempat pembuangan material bekas proyek jalan tol itu, ditata menjadi ruang terbuka hijau dan tempat interaksi warga.

"Ini untuk menambah kawasan hijau di kolong Tol Becakayu. Sebelumnya lahan terlihat kumuh karena banyak material bekas proyek tol Becakayu," kata Arroy, Selasa (3/10).

Anwar Pimpin Penanaman Pohon di Kolong Tol Becakayu

Selain petugas PPSU, lanjut Arroy, penataan lahan ini juga melibatkan 15 personel Satpol PP.

"Targetnya 21Oktober mendatang penataan rampung. Saat ini progresnya baru mencapai sekitar 55 persen," ungkapnya.

Kasatgas Pol PP Kelurahan Cipinang Melayu, Erwin menambahkan, dalam melakukan penataan kawasan tersebut pihaknya membantu menyiapkan beberapa tanaman hias seperti Adam Hawa, Anjuang Kribo, Pillo Kuning dan sejumlah tanaman hias lainnya.

"Di lahan ini juga kita bangun lapangan serbaguna dan sarana bermain anak. Kita akan gandeng CSR untuk penyediaan sarana bermain anaknya," pungkas Erwin.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye8548 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye2490 personAnita Karyati
  3. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1424 personDessy Suciati
  4. Daftar Kantong Parkir Telkomsel Digiland Run 2026, Cek Lokasinya!

    access_time14-05-2026 remove_red_eye1259 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

    access_time12-05-2026 remove_red_eye1181 personDessy Suciati